perempuan tak sempurna

menulis;adalah salahsatu kecintaannya----

Sep 20
Kita pada hakikatnya tak perlu butuh lihat awan berbentuk kalimah Tuhan, baru mahu  berasa kagum akan kebesaranNya.

Cukup saja lihat pada sang langit, sudah penuh dengan rasa cintaNya. 

Allah yg meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yg kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas Arsy. Dia menundukkan matahari dan bulan; masing2 beredar menurut waktu yg telah ditentukan. Dia mengatur urusan (makhlukNya) dan mjelaskan tanda2 kebesaranNya agar kamu yakin akan pertemuan dgn Tuhanmu. (13:2)

Momen sore,
20092014

Kita pada hakikatnya tak perlu butuh lihat awan berbentuk kalimah Tuhan, baru mahu berasa kagum akan kebesaranNya.

Cukup saja lihat pada sang langit, sudah penuh dengan rasa cintaNya.

Allah yg meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yg kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas Arsy. Dia menundukkan matahari dan bulan; masing2 beredar menurut waktu yg telah ditentukan. Dia mengatur urusan (makhlukNya) dan mjelaskan tanda2 kebesaranNya agar kamu yakin akan pertemuan dgn Tuhanmu. (13:2)

Momen sore,
20092014


Sep 19
Tidak ada yang kebetulan di muka bumi. Semua adalah skenario Tuhan, pemilik rencana paling sempurna.

Dengan meyakini semua adalah skenario dari Tuhan, kita bisa menerima kejadian apapun dengan lapang dada sambil terus memperbaiki diri, agar tibalah skenario yang lebih baik lagi.

-Tere Liye

Sunset sore,
19092014

Tidak ada yang kebetulan di muka bumi. Semua adalah skenario Tuhan, pemilik rencana paling sempurna.

Dengan meyakini semua adalah skenario dari Tuhan, kita bisa menerima kejadian apapun dengan lapang dada sambil terus memperbaiki diri, agar tibalah skenario yang lebih baik lagi.

-Tere Liye

Sunset sore,
19092014


Sep 5
Kita hidup seolah olah mati itu masih satu ruang yang panjang untuk kita. Yang masih jauh nun di sana. —itu yang kita rasa.

Tapi faktanya —kita sedang mendekatinya.

Dan kita sibuk mengisi impian hidup tentang syurga, walhal tak pernah menilai syurga itu selayaknya untuk manusia yang bagaimana. —dengan cara kehidupan kita, syurga mungkin bisa saja hanya impian kita semata.

Memang sebab yakinnya kita Tuhan itu terlalu dengan kasih sayangNya, Tuhan itu pengampun segala dosa durjana kita, lalu kita lalai dan teruskan semua. —kekal menjadi pembelot rahmatNya.

Manusia yang benar-benar mahukan syurga, pada hidupnya, dia mencipta —cara kematiannya.

57:16
2:74

Catatan buat muhasabah diri sendiri :’(

Kita hidup seolah olah mati itu masih satu ruang yang panjang untuk kita. Yang masih jauh nun di sana. —itu yang kita rasa.

Tapi faktanya —kita sedang mendekatinya.

Dan kita sibuk mengisi impian hidup tentang syurga, walhal tak pernah menilai syurga itu selayaknya untuk manusia yang bagaimana. —dengan cara kehidupan kita, syurga mungkin bisa saja hanya impian kita semata.

Memang sebab yakinnya kita Tuhan itu terlalu dengan kasih sayangNya, Tuhan itu pengampun segala dosa durjana kita, lalu kita lalai dan teruskan semua. —kekal menjadi pembelot rahmatNya.

Manusia yang benar-benar mahukan syurga, pada hidupnya, dia mencipta —cara kematiannya.

57:16
2:74

Catatan buat muhasabah diri sendiri :’(


Aug 14
Sudah mula rindu, pada bumi ini.

Semoga rasa berjuang untuk mendekat pada Tuhan tak pernah mati, meski berpijak di mana mana bumi.

Moga jua jiwa kental tak dibunuh mainan-mainan duniawi.

14082014

Sudah mula rindu, pada bumi ini.

Semoga rasa berjuang untuk mendekat pada Tuhan tak pernah mati, meski berpijak di mana mana bumi.

Moga jua jiwa kental tak dibunuh mainan-mainan duniawi.

14082014


Aug 11
It’s not dunya that broke your heart.
You broke it yourself because you gave it to dunya.

Because,

When we fill the heart with other than Allah, it breaks.

It’s not dunya that broke your heart.
You broke it yourself because you gave it to dunya.

Because,

When we fill the heart with other than Allah, it breaks.


Page 1 of 252